PT ANTAM (Persero) Tbk

Kinerja Keberlanjutan
Home arrow Kinerja Keberlanjutan

Sebagai perusahaan berbasis sumber daya alam, faktor kunci keberlanjutan ANTAM terletak pada aktivitas eksplorasi, kegiatan penambangan, pengolahan, pemurnian dan penjualan hingga program pascatambang. Keterbatasan jumlah deposit di satu area mengharuskan ANTAM untuk melakukan kegiatan eksplorasi dalam rangka menjaga cadangan mineral. Pada Laporan Keberlanjutan ini, ANTAM mengungkapkan data cadangan emas, nikel, dan bauksit.

Selanjutnya, dalam menjalankan kegiatan penambangan, pengolahan, pemurnian dan penjualan, faktor kunci keberlanjutan ANTAM terletak pada komitmen untuk mengelola dampak lingkungan, sosial dan ekonomi. Hal tersebut antara lain mencakup aspek-aspek Pengelolaan emisi dan limbah, penggunaan energi, keselamatan dan kecelakaan kerja, hubungan dengan masyarakat, kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, dan dampak ekonomi terhadap masyarakat.

Kemudian, kegiatan pascatambang sebagai exit strategy perusahaan penambangan juga menjadi faktor kunci keberlanjutan ANTAM. Oleh sebab itu, kami memaparkan secara khusus program pascatambang dalam Laporan Keberlanjutan kali ini. Dalam kegiatan pascatambang, ANTAM berkomitmen untuk melakukan reklamasi lahan dan program pemberdayaan masyarakat secara strategis yang bertujuan untuk memberdayakan kemandirian ekonomi masyarakat didukung oleh kelestarian fungsi sosial budaya dan sumber daya alamnya. Sesuai dengan regulasi pemerintah, ANTAM juga telah mencadangkan dana Jaminan Pascatambang (JPT) untuk kegiatan selama periode pascatambang setelah operasi selesai.

Risiko keberlanjutan terbesar tahun 2015 datang dari tekanan ekonomi yang dipicu oleh lemahnya kondisi perekonomian global dan turunnya harga komoditas mineral dunia. Kemudian juga naiknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar juga mempengaruhi kinerja industri dan daya beli masyarakat sehingga mempengaruhi kinerja ekonomi ANTAM. Pada tahun 2015 ANTAM membukukan rugi bersih sebesar Rp1,44 triliun. Dengan dilakukan revaluasi asset tanah sebesar Rp2,33 triliun, pendapatan komprehensif ANTAM tahun 2015 sebesar Rp913 miliar.

ANTAM menilai bahwa isu pembangunan keberlanjutan masih akan terus menjadi agenda utama pembangunan nasional dan global. Seiring dengan diluncurkannya Sustainable Development Goals (SDGs) pada akhir tahun 2015 lalu, kepedulian para pemangku kepentingan terhadap aspek keberlanjutan Perusahaan akan terus meningkat. Dalam jangka panjang, ANTAM akan terus meningkatkan kinerja keberlanjutan lingkungan, sosial dan ekonomi sejak eksplorasi hingga pascatambang sejalan dengan Master Plan CSR 2015-2019, dengan mengintegrasikan beragam Tujuan SDGs di dalamnya.

Cetak
 
Mengapa Berinvestasi di Antam Highlights Keuangan Tahunan Cadangan & Sumber Daya Kinerja Keberlanjutan
Harga Saham
Akhir680
Ubah5
Buka675
Tinggi700
Rendah675
Jumlah416020
Tanggal21 SEP 2017 22:57:57
Detail
Valuta Asing
Kurs Jual Beli
AUD1059410577
EUR1593915918
JPY119119
SGD98899871
USD1333913325
Harga Logam Mulia

PT ANTAM (Persero) Tbk

Harga Logam Dasar

PT ANTAM (Persero) Tbk